Kamis, 24 April 2014

Slide Kewirausahaan - KPU bisnis

Pengusaha dan Pedagang

 Pengusaha VS Pedagang

Sejatinya pedagang dan pengusaha itu berbeda. Ini dapat dilihat dari definisi dan pengertiannya. Mari kita kupas apakah perbedaan diantara kedua pengertian ini :

  • Pedagang
Seseorang yang mempunyai pemikiran untuk menjual barang dagangan mereka kepada konsumen yang bertujuan hanya untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari saja tanpa ingin keuntungan yang lebih banyak. Mereka membeli barang dari supplier dan menjualnya kepada konsumen, dan itu dilakukan setiap harinya tanpa berfikir bagaimana cara menambah omset mereka agar barang dagangan mereka jual lebih beraneka ragam.

  •  Pengusaha
Seseorang yang mempunyai ide-ide bisnis yang sangat baik. Menganalisa peluang atau keingininan pasar yang ada di masyarakat. Dengan cara menganalisa peluang-peluang tersebut mereka dapat memiliki sebuah ide bisnis yang berbeda yang tidak terfikirkan oleh orang lain. Dengan adanya ide bisnis yang pintar ini tentunya dapat menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit pula.

Ada 3 cara yang dapat kita lakukan untuk menjadi pengusaha, diantaranya yaitu :

1.   Diciptakan
Menganalisa peluang-peluang bisnis yang ada. Membuat sebuah inovasi - inovasi baru yang belum terfikirkan oleh orang lain.

2.   Dimodifikasi
Dari produk yang sudah ada, kita dapat melakukan penambahan atau perubahan pada produk tersebut dengan tujuan agar konsumen dapat tertarik kepada produk kita dibandingkan dengan produk yang sudah ada sebelumnya.

3.  Diduplikasi
Jika kita tidak dapat menciptakan sebuah ide bisnis baru atau melakukan perubahan terhadap sebuah produk cara yang dapat kita lakukan yaitu menduplikasi. Membuat sebuah macam  produk yang sama dengan yang sudah ada dipasaran. Tetapi tetap harus ada yang berbeda, dari segi pelayanan ataupun dari segi yang lainnya.

Merealisasikan Ide Bisnis



Berhasil menemukan sebuah ide bisnis ternyata belum menjamin setiap pemula bisa sukses merealisasikannya menjadi sebuah usaha. Banyak diantara kita yang memiliki ide-ide kreatif, namun tidak didukung dengan perencanaan yang kompetitif. Sehingga tidak heran bila banyak masyarakat yang akhirnya gagal merintis sebuah usaha karena ide bisnis yang mereka miliki tidak segera direalisasi.
Tak bisa kita pungkiri bila merealisasikan ide bisnis menjadi sebuah peluang usaha, bukanlah perkara yang mudah bagi para pemula. Ada proses trial and error yang harus dilalui para pemula, sebelum akhirnya mereka menemukan formula yang pas untuk mewujudkan impian besarnya.
Karena itu, untuk membantu para pemula yang belum berani bergerak merealisasikan ide bisnisnya. Berikut adalah beberapa tips bisnis yang bisa Anda lakukan untuk mengubah ide cemerlang Anda menjadi peluang usaha yang menjanjikan keuntungan cukup besar.

Pertama,
Mereview ide bisnis yang ingin Anda jalankan. Sebelum memantapkan diri untuk merealisasikan ide kreatif yang Anda miliki, ada baiknya bila Anda melakukan riset pasar untuk mengetahui seberapa besar potensi bisnis yang akan Anda jalankan, seberapa ketat persaingan bisnis yang ada di pasaran, seberapa tinggi keuntungan yang bisa Anda dapatkan, dan seberapa besar resiko bisnis yang mungkin hadir di tengah jalannya usaha.
Kedua,
Mulai membuat daftar kegiatan untuk merealisasikan ide bisnis Anda. Setelah Anda yakin dengan ide bisnis yang akan dijalankan, kini giliran Anda untuk membuat list kegiatan yang harus Anda lakukan. Misalnya saja mempersiapkan bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan, mencari lokasi usaha yang strategis, memperhitungkan modal usaha yang dibutuhkan, serta meningkatkan skill dan pengetahuan Anda untuk menjalankan roda usaha.
Ketiga,
Memperluas jaringan bisnis untuk membuka peluang pasar yang lebih besar. Selain modal dana, para pemula tentunya membutuhkan partner bisnis yang handal untuk memperlancar jalannya usaha. Karenanya, penting bagi Anda untuk mulai bersosialisasi dengan pelaku bisnis lainnya dan bertukar pendapat dengan orang-orang di sekitar Anda. Contohnya saja seperti bergabung dengan pengusaha lain di bidang yang sama, membuka peluang kerjasama bagi para reseller yang tertarik dengan produk Anda, aktid di forum bisnis untuk berbagi pengalaman dan menambah ilmu bisnis yang Anda butuhkan.
Nah, semoga ketiga tips sukses merealisasikan ide bisnis yang telah kita bahas bersama bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan memotivasi para pemula untuk segera terjun membangun kerajaan bisnis yang diimpikannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Peluang Usaha

Di zaman modern seperti sekarang ini seseorang untuk melakukan atau membuka sebuah usaha banyak di bayang-bayangi ketakutan yang muncul dari diri sendiri. Oleh karena itu seseorang selalu banyak pertimbangan dalam mewujudkan ide bisnisnya, sehingga ide bisnis tersebut terkadang batal untuk dilakukan. Padahal komponen untuk menuju sukses yaitu 20 persen technical dan 80 persennya mindset, yang artinya seseorang harus memiliki teknik 20 persen dan sisanya 80 persen seseorang harus menanamkan dalam diri sendiri bahwa kita mampu dan bisa malakukan apapun, memiliki rasa percaya diri, tidak takut gagal dan mempunyai kemauan. Sebuah peluang usaha tidak harus sesuatu yang baru, dengan memodifikasi usaha yang sudah ada agar lebih menarik atau menduplikasi usaha yang sudah ada itu sudah bisa di wujudkan untuk berbisnis. Apapun dapat jadi peluang asal kita mempunyai kemauan. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau, yakin dan berusaha. Terkadang seseorang itu mampu melakukan sesuatu jika sudah dalam kondisi kepepet. 
Maka itu, ciptakan kondisi kepepet itu karena kondisi kepepet adalah motivasi terbesar di dunia buat kita untuk melakukan sesuatu yang kita pikir itu hal yang sulit. Jangan takut akan sesuatu sebelum kita melangkah karena ketakutan hanyalah bayangan, hadapi ketakutan itu untuk mengalahkannya. Bertindaklah mulai sekarang, apapun itu peluangnya jangan di tunda. Kalau saya perhatikan, saat ini semakin banyak pengusaha yang bermunculan di Indonesia. Tidak hanya pengusaha berskala besar tapi juga pengusaha kecil dan menengah, bahkan usaha kecil menengah (UKM) saat ini mengalami peningkatan yang cukup besar pertumbuhannya. Adanya peluang bisnis dengan modal kecil membuat orang untuk mencoba membangun usahanya sendiri. Cukup banyak pengusaha kecil menengah tidak hanya membuka toko yang ada fisik nya tetapi toko virtual di internet yang dapat menjangkau orang lebih banyak lagi, bahkan beberapa pengusaha online yang saya kenal memiliki penghasilan yang membuat saya “ngiler” hehehe. Nah setelah saya melihat bisnis online kenalan saya itu sangat berhasil, saya tertarik untuk membuat artikel yang berhubungan dengan bisnis, baik itu bisnis offline dan juga online.

Beberapa calon pengusaha sering mengalami kendala ketika ingin memulai sebuah bisnis untuk mereka. Dan kendala yang sering kita dengar adalah kurangnya modal awal untuk memulai bisnis mereka. Mungkin Anda berpikir akan lebih baik meminjam uang dari bank atau mencari investor, memang benar langkah itu bisa dilakukan tapi ini bukanlah perkara mudah. Kebanyakan bank dan investor bisnis pasti akan menanyakan pengalaman bisnis kita sebelumnya dan juga informasi-informasi lainnya yang tidak kita miliki, dan akhirnya kita tidak bisa mendapatkan modal. Lalu, apakah kekurangan modal menjadi penghambat bagi kita untuk memulai bisnis yang kita inginkan? Tentu saja tidak! Kita bisa memulai sebuah bisnis yang dapat dikerjakan walau dengan modal yang minim karena kita bisa menemukan banyak sekali peluang usaha modal kecil di sekitar kita.

Kalau kita bicara bisnis modal kecil berarti kita memang harus tetap punya modal yang cukup untuk memulai bisnis tersebut. Kita tetap harus mengeluarkan uang, selain itu kita juga harus punya modal non-materil seperti pengetahuan tentang bisnis yang akan dijalankan, modal kemauan & usaha yang keras. Kita bisa memanfaatkan apa saja yang ada di sekitar kita untuk memaksimalkan usaha yang akan dijalankan, misalnya memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha agar bisa mengurangi biaya sewa tempat, memanfaatkan anggota keluarga dalam menjalankan bisnis untuk mengurangi biaya gaji karyawan, dan lain-lain.

Kamis, 27 Maret 2014

Jaringan Komputer Pertemuan ke 2



Harus kita ketahui bahwa pada saat pengiriman data, informasi yang ada dapat terganggu oleh beberapa sebab, misalnya karena kerusakan peralatan, noise yang besar di saluran transmisi ataupun kesalahan yang disebabkan oleh faktor manusia. Kesalahan-kesalahan tersebut pada prinsipnya harus dapat diketahui (dideteksi) dan harus dapat diperbaiki (dkoreksi). Pada prinsipnya ada tiga metoda untuk mendeteksi kesalahan yaitu:
  1. ECHO CHECK
  2. PARITY CHECKING
  3. FEEDBACK TYPE
Echo Check merupakan suatu sistem pendeteksian kesalahan yang paling sederhana dan hasil pendeteksian kesalahan ini sepenuhnya tergantung pada faktor manusia. Prinsipnya adalah dengan mengirimkan kembali informasi yang diterima kepada pihak pengirim, sehingga dengan demikian operator pada pihak pengirim dapat memeriksa kebenaran informasi yang dikirim.
Parity CheckingPrinsip ini dengan menambahkan redundan bit pada informasi yang akan dikirim, diana redundan bit tersebut akan menggambarkan sifat-sifat dari informasi tersebut. Pada pihak penerima akan dilakukan evaluasi daei informasi, dan hasil evaluasi tersebut akan dibandingkan dengan redundan bit yang ada. Ada 3 jenis cara pendeteksian dengan sistem ini:
-          Vertical Redundancy Checking
-          Horizontal Redundancy Checking
-          Cyclic Redundancy Checking
Feedback Type padasistem ini pihak penerima tidak mengadakan perbaikan pada kesalahan yang terjadi, melainkan meminta agar pihak pengirim mengulangi pengiriman informasi kembali. Mengingat sifat tersebut diatas maksa sistem pendeteksian kesalahan ini disebut juga sebagai sistem ARQ(Auyomatic Repeat Request).
Pembagian kelompok :
-          Stop and wait ARQ
-          Continuous ARQ
1.       Go back N
2.       Selective Retransmision Scheme
-          Adaptive ARQ
·         Stop and wait ARQ pada sistem ini pengirim akan membagi informasi dalam blok2 yang panjangnya tertentu untuk tujuan effisiensi, dan akan mengirimkan blok-blok tersebut sesudah diberikan redundant bit.
·         Continuous ARQ sistem ini dimaskudkan untuk mengurangi kerugian waktu yang terjadi pada stop n wait ARQ, dimana pada sistem ini, pihak pengirim akan mengirimkan secara terus menerus blok-blok informasi kepada pihak penerima.
·         Adaptive ARQ sistem ini digunakan 2 atau lebih panjang blok yang berbeda untuk pengiriman informasi ke pihak penerima.
FLOW CONTROL adalah teknik untuk memastikan bahwa data yang dikirim oleh sumber tidak melampaui kapasitas kemampuan yang menerimanya. Transmitter maupun receiver dalam system komunikasi data perlu menyiapkan buffer komunikasi untuk menampung data yang akan dikirim atau yang akan diterima. Kapasitas buffer inilah yang perlu dikendalikan dalam flow control agar transmitter dan receiver dapat menampung semua data yang ada.
STOP AND WAIT FLOW CONTROL 

http://tek-komputerblog.blogspot.com/2014/03/jaringan-komputer-pertemuan-ke-2.html