adalah sebuah proses saat individu mengatur dan menginterpretasikan kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti bagi lIngkungan mereka. Perilaku Individu seringkali didasarkan pada persepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri.
Faktor yang mempengaruhi persepsi antara lain :
harapan pengalaman masa lalu, dan keadaan psikologis yang mana menciptakan kumpulan perseptual. Selain hal tersebut masih ada beberapa hal yang mempengaruhi persepsi, yaitu:
1. Yang paling berpengaruh terhadap persepsi adalah perhatian, karena perhatian adalah proses
mental ketika stimulus atau rangkaian stimulus menjadi menonjol dalam kesadaran, pada saat
stimulus lainya melemah. Dalam stimulus mempunyai sifat-sifat yang menonjol, antara lain
intensitas dan pengulangan. Diri orang yang membentuk persepsi itu sendiri. Apabila seseorang
melihat sesuatu dan berusaha memberikan interpretasi tentang apa yang dilihatnya itu, ia
dipengaruhi oleh karateristik individual yang turut berpengaruh seperti sikap kepentingan,
minat, kebutuhan, pengalaman, harapan dan kepribadian.
2. Stimulus yang berupa obyek maupun peristiwa tertentu. Stimulus yang dimaksud mungkin
berupa orang, benda atau peristiwa. Sifat-sifat sasaran itu biasanya berpengaruh terhadap
persepsi orang yang melihatnya.
3. Faktor situasi dimana pembentukan persepsi itu terjadi baik tempat, waktu, suasana dan
lain-lain.
3
UNSUR DALAM PERSEPSI
·
Pengamat
·
Objek persepsi
·
Konteks yang berkaitan dengan objek yang
diminati
KEGAGALAN DAN KEKELIRUAN DALAM PERSEPSI
·
Kesalahan
atribusi : atribusi adalah proses internal dalam diri kita untuk memahami penyebab
perilaku orang lain.
·
Efek
halo : merujuk pada fakta bahwa begitu kita membentuk kesan menyeluruh mengenai
seseorang, kesan yang menyeluruh ini cenderung menimbulkan efek yang kuat atas
penilaian kita akan sifat- sifatnya yang spesifik.
·
Stereotip
: adalah mengeneralisasikan orang – orang berdasarkan sedikit informasi
dan membentuk asumsi mengenai mereka berdasarkan keanggotaan mereka dalam suatu
kelompok.
·
Prasangka : suatu kekeliruan persepsi terhadap orang
yang berbeda. Istilah ini berasal dari bahasa latin ( praejudicium ), yang berarti
preseden atau penilaian berdasarkan pengalaman terdahulu.
·
Gegar budaya : suatu bentuk ketidak mampuan
menyesuaikan diri, yang merupakan reaksi terhadap upaya sementara yang gagal
untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan orang –orang baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar